Flascokids – Dari sekian banyak mimpi buruk orang tua, anak tersedak mungkin menjadi salah satu yang paling menakutkan. Tahukah bunda, benda apapun yang lebih kecil dari koin 100 perak bisa menjadi biang keladi dari musibah ini.

Mau tahu lebih lanjut? Yuk, simak informasinya!

Risiko Tersedak

Tersedak terjadi ketika saluran pernapasan si kecil tertutup. Benda sekecil koin seratus perak atau lebih kecil bisa menyebabkan hal ini.

anak tersedak 02

Risiko tersedak juga bisa disebabkan oleh:

  • Makanan, diantaranya permen, kacang-kacangan, potongan buah-buahan (seperti apel), popcorn, anggur, potongan daging (termasuk daging ayam maupun daging ikan), potongan sosis hingga marsmalow
  • Barang rumah tangga (lebih ke barang-barang yang ada di rumah sih..) seperti baterai kecil, magnet kecil (yang suka nempel di kulkas tuh bun), tutup pulpen, hingga perhiasan (terutama cincin)
  • Mainan (atau bagian dari mainan itu sendiri) terutama yang berbahan dasar plastik. Selain itu, bunda juga harus mewaspadai mainan kecil lainnya, seperti kelereng, balon, dan bola tenis meja (itupun kalau ada di rumah)
  • Kerikil,
  • Dan objek kecil lainnya.

Tips Mencegah Anak Tersedak Saat Makan

Oke, tips berikut ini bisa membantu bunda dalam menjaga si kecil agar tidak tersedak, diantaranya:

  • Duduk. Anak lebih beresiko tersedak ketika ia makan sambil berbaring, berlarian sana-sini atau bermain. Dari sini, duduk di kursi atau bahkan lantai dapat mengurangi resiko tersebut. Tips lainnya, ikutlah duduk ketika menyuapi atau makan bareng si kecil. Dengan ini, anak juga tidak akan terlalu tergoda untuk bangun dan bermain atau berlarian.
  • Ajari si kecil untuk mengunyah makanan sebaik mungkin. Biasakan juga untuk makan tanpa terburu-buru untuk mengurangi risiko tersedak pada anak.
  • Potong makanan anak menjadi kecil. Sampai si kecil mampu mengunyah dengan baik, beri anak makanan dalam potongan yang kecil, kalau bisa lebih kecil dari kacang. Makanan apapun yang lebih besar dari ini beresiko membuat anak tersedak. Alasannya? Karena jalur pernafasan anak masih terhitung kecil, dan mereka juga masih belajar mengunyah dan menelan dengan baik dan benar.
  • Masak dan haluskan makanan yang padat terutama buah dan sayuran seperti wortel ataupun apel.
  • Hindari memberi anak kacang utuh (belum dipotong) sampai si kecil berumur tiga tahun. Ini juga berlaku untuk keripik, marsmalow, permen dan anggur.
  • Hindari memberi anak botol untuk minum di atas tempat tidur. Bayi yang tertidur dengan botol bisa menarik cairan (dalam botol) ke dalam paru-paru mereka. Hindari!

Tips Mencegah Anak Tersedak Saat Berada di Rumah

Selanjutnya, ada tips yang dapat membantu bunda menjaga si kecil dari tersedak di sekitar rumah, diantaranya:

anak tersedak 03
  • Jauhkan anak dari objek-objek berukuran kecil. Anak memang sosok makhluk super penasaran, mau itu batu, charger handphone, semuanya dimasukin ke mulut. Ketika anak bermain, selalu perhatikan lantai di sekitarnya dan jauhkanlah benda kecil dari jangkauan anak.
  • Selalu perhatikan panduan umur (age recommendations) pada mainan anak. Berikanlah mainan yang kuat dan hindari penggunaan mainan dengan objek kecil yang bisa anak cabut/pasang.
  • Pisahkan box mainan anak dari saudaranya yang lebih tua. Setelah terpisah, jangan lupa dorong sang kakak untuk selalu menjauhkan mainannya (terutama yang memiliki resiko tersedak yang tinggi) dari jangkaun si kecil.

Anak dengan Resiko Tersedak Yang Lebih Tinggi

Anak pengidap disablitas atau penyakit kronis memiliki resiko tersedak yang lebih tinggi daripada anak-anak lainnya.

Disabilitas tersebut bisa berupa cerebral palsy, epilepsi, disabilitas intelektual, asma atau penyakit lainnya seperti gastro-oesophageal reflux misalnya. Jika anak memiliki salah satu kondisi tadi, berkonsultasilah kepada dokter anak untuk mengetahui cara terbaik menghindarkan anak agar tidak tersedak.