Flascokids – Kebiasaan Makan Sehat merupakan topik penting yang harus bunda pahami ketika mempunyai buah hati.

Nafsu makan anak bisa berubah dari waktu ke waktu. Apakah salah kalau itu terjadi pada si kecil? Perubahan in sebenarnya tidak terlalu berdampak pada kesehatan anak.

Mungkin si kecil makan dengan lahap hari ini, dan itu baik selama bunda memberinya asupan makan yang bergizi dan sehat.

Di hari yang lain, si kecil mungkin tidak selahap yang bunda kira, dan itu juga baik-baik saja, ngga ada yang salah.

Di kala anak tidak ingin atau memang kurang lahap dalam hal makan, ia mungkin sedang mengumpulkan nafsu makannya untuk kesempatan yang lain, mungkin untuk nanti sore ataupun hari selanjutnya.

jangan paksa si kecil makan

Ada dua rules sederhana yang mungkin bisa membantu bunda dalam mengajarkan kebiasaan makan yang sehat pada si kecil:

  1. Jangan memaksakan makanan pada anak
  2. Jangan jadikan makanan sebagai sebuah hadiah.

Alasannya, karena kedua hal di atas hanya mengajarkan anak untuk tidak mau menanggapi nafsu makannya sendiri.

Sebagai orang tua, bunda berkewajiban untuk memberi si kecil ragam makanan bergizi dan sehat, serta kebebasan untuk memakannya. Sisanya kembali lagi pada anak. Kalau mau makan, makan, kalau tidak mau, jangan ‘dulu’ paksa ia.

Hasilnya bisa bunda lihat langsung dari perkembangannya. Jika si kecil tumbuh dengan baik itu artinya dia mendapat asupan makan yang baik pula.

Salah satu tips terbaik untuk mengajarkannya makan makanan bergizi adalah dengan membiarkannya melihat bagaimana bunda menyiapkan ragam hidangan sehat setiap harinya.

As always, anak akan meniru apa yang mereka lihat. That’s role model for you!

Kebiasaan Makan Sehat: Overeating / Makan Berlebih

makan berlebih atau overeating

Apabila bunda khawatir si kecil memiliki kecenderungan makan berlebih, ada beberapa hal yang bisa bunda lakukan:

  • Sediakan porsi makan yang lebih kecil. Jika anak berhasil menghabiskannya, bunda bisa menawarkan porsi tambahan yang tentunya juga kecil
  • Jika anak tidak makan satu atau beberapa bagian dari porsi yang diberikan, misalnya sayuran – biarkan karena memang itulah pilihannya. Meski begitu, bukan pula ide yang bagus untuk bunda mengganti porsi yang tidak ia makan tadi dengan hidangan lain – seperti daging misalnya.
  • Alternatif untuk tips pertama, daripada “mengurangi’ secara eksplisit porsi makan anak, ganti mangkuk atau piring makan dengan alternatif yang lebih kecil. Dengan ini, anak mendapatkan porsi yang pas tapi tetap dalam paket “full plate” alias penuh
  • Hindari gangguan seperti mainan atau Televisi ketika waktunya makan. Dengan ini , si kecil bisa fokus dengan nafsu makannya.

Kebiasaan Makan Sehat: Undereating / Kurang Makan

undereating atau kurang makan

Kebalikan dari yang sebelumnya, apabila bunda khawatir si kecil undereating alias kurang makan, ada beberapa hal yang mungkin bisa bunda lakukan:

  1. Beri makan si kecil di waktu yang sama setiap harinya. Dengan pembiasaan ini, anak memiliki kecenderungan untuk lapar di waktu tersebut setiap harinya
  2. Dorong anak untuk makan lebih besar. Caranya, kurangi porsi snack anak (junk food, dll) dan tambah porsi makan berat anak di waktu makan
  3. Hindari menawari si kecil alternatif ketika ia tidak mau makan. Bukannya, tidak baik, mungkin saja nafsu makannya belum cukup besar untuk ia makan pada momen tersebut.

Tips Lain

kebiasaan makan sehat - ajak si kecil menyiapkan hidangan bersama

Kebiasaan makan yang sehat dimulai di rumah.

Memberi anak makanan bernutrisi sangatlah penting untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan si kecil. Selain itu, makanan bernutrisi juga dapat memberikan pesan berharga mengenai kebiasaan makan yang baik yang harus anak ikuti di kemudian hari.

Ada beberapa tips tambahan untuk membangun kebiasaan ini:

  1. Selalu siapkan buah-buahan bernutrisi di dapur. Jangan lupa, selalu tempatkan ia di tempat yang mudah anak jangkau
  2. Isi juga kulkas dengan ragam makanan atau opsi cemilan yang bergizi
  3. Karena kita lagi ngobrolin si kecil, dan anak juga super duper suka sama warna-wani, mulailah untuk memilih buah dan sayuran dengan ragam warna, rasa dan tekstur. Dengan ini, anak akan lebih mudah tertarik untuk makan
  4. Libatkan si kecil dalam menyiapkan hidangan yang akan disantap. Partisipasinya akan menumbuhkan nafsu makan yang baik untuk si kecil
  5. Selalu makan bersama-sama sebagai keluarga. Lakukan sesering mungkin!
  6. Matikan Televisi ketika makan. Dengan ini, anak akan lebih fokus terhadap makanan maupun variasi hidangan sehat yang bunda siapkan
  7. Bacalah buku mengenai makanan bergizi bersama si kecil – contohnya adalah dengan media buku pop-up (buku timbul) berisikan variasi buah dan sayur dengan ragam jenis, bentuk dan warna!