Mengurangi Stres Dalam Pernikahan – Dalam kehidupan, hujan memang tak bisa kita hindari. Fakta sederhana memang, bahwa dalam hidup, terkadang kita akan mendapati diri berada di bawah langit yang gelap. Kita memang tak bisa menghentikan hujan, tapi selalu ada cara agar kita tidak basah kuyup.

Hujan emang perumpamaan paling mujur kalau udah ngobrolin masalah pernikahan. Tapi sebelum kita terjun membahas cara mengurangi stres dalam pernikahan, ketahuilah kalau ngga semua hujan itu buruk loh.

Misalnya saja hujan deras. Ngga semua orang welcome dengan jenis hujan yang satu ini, tapi di satu sisi lain, air yang turun dari hujan ini sangat kita butuhkan untuk menumbuhkan tumbuhan pangan yang kita santap serta sumber air dari ladang yang kita punya.

Hal yang sama berlaku juga dengan pernikahan. Ketika kita berpikiran hal negatif seperti perceraian, masalah finansial, ataupun kehilangan pekerjaan yang juga merupakan hasil dari stres itu sendiri, hal yang positif juga bisa berasal dari hal yang sama.

Saat kamu sudah merencanakan pernikahan, menyiapkan rumah, atau bahkan melahirkan si kecil, kamu sadar kalau berkah juga bisa mengundang suatu tantangan tersendiri.

Mau ia datang dari hal yang kita anggap positif maupun negatif, stres memang selalu tak terhindarkan. Yang menjadi perhatian adalah cara kita menangani stres tersebut. Meski tidak bisa lenyapkan saat itu juga, stres masih bisa kita kurangi, minimal sampai titik waras.

Sering kali kita berlaga kuat, merasa bisa menerjang semua yang ada di depan, tapi ketahuilah, membawa payung atau berteduh untuk mengurangi terjangan hujan bukanlah hal yang salah. Semua bergantung pada bagaimana kamu menanggapinya.

Oke, ini dia tips jitu untuk mengurangi stres dalam pernikahanmu.

1. Hentikan Ekspektasimu Yang Nggak Masuk Akal

Sebelum menikah, pasutri pasti selalu berangan-angan dengan semua khayalan indah tentang pernikahan. Nyatanya, perselisihan, masalah parenting dan lain sebagainya pasti tidak terelakkan.

Ingatlah kalau pasanganmu tidak selalu sempurna dan tidak akan juga setuju denganmu setiap saat. Meski begitu, perbedaan tidak harus selalu memisahkan. Ia juga bisa menjadi hal yang dapat memperkuat hubunganmu dengan si dia.

Ada istilah, “Terimalah ia apa adanya”. Menerima dia apa adanya mungkin bisa menjadi batu loncatan untukmu mengurangi stres di rumah, insya allah.

2. Untuk Mengurangi Stres, Berhentilah Membanding-Bandingkan Pernikahanmu dengan Yang Lain!

“Kok papih nggak kayak suaminya Ibu A sih!”, atau membanding-bandingkan pasangan pada umumnya mungkin bisa menjadi titik kehancuran dalam rumah tangga bunda.

mengurangi stres 02

Dengan membandingkan, bunda hanya membuat pandangan berubah negatif setiap kali tertuju pada pasangan. Mulailah menerima hubungan bunda dengan pasangan sebagai suatu hal yang unik dengan keistimewaan tersendiri dibanding hubungan teman atau siapapun itu di sekitar bunda.

Salah satu biang keroknya adalah hal yang mungkin cukup dekat dengan keseharian kita. Sosial Media. Bayangin aja nih, setiap hari bunda search di explore, ngeliat banyak kemesraan pasangan lain yang bunda damba-damba kan. Mengurangi kegiatan yang satu ini mungkin bisa menjadi kebiasaan baru yang baik untuk mengurangi tingkat stres bunda dalam pernikahan.

3. Jangan Jadikan Kesibukan Sebagai Alasan!

Salah satu tekanan yang banyak pasutri rasakan dalam pernikahan adalah karena keduanya sama-sama sibuk dan tidak memiliki waktu yang cukup untuk bersama membangun hubungan.

Tanggung jawab di kantor pasti selalu ada, tapi kalendar ataupun jadwal tetap berada di tangan bunda. Pegang kendali itu baik-baik. Cobalah untuk bersantai dengan waktu – terutama pasangan bunda.

4. Berhenti Ngurusin Masalah di Malam Hari!

Masalah memang tidak bisa dan tidak seharusnya kita kesampingkan begitu saja. Meski begitu, menahannya sampai waktu yang tepat terkadang merupakan keputusan yang tepat.

Waktu. Mungkin inilah jawaban yang tepat. Bahkan nih ya, menyelesaikan masalah di malam hari, masalah berat khususnya, saat bunda atau suami letih bisa dipastikan bukan keputusan yang tepat.

Cobalah untuk menyelesaikan masalah-masalah berat di waktu yang tepat, ketika bunda ataupun suami fresh dan mendapatkan istirahat yang cukup misalnya. Insya allah penyelesaiannya akan berjalan lebih lancar.

5. Berhenti Buang-Buang Hal Yang Ngga Bunda Punya!

Untuk keluarga yang berkecukupan, kata cukup bukan berarti bisa menghamburkan ini dan itu untuk kesenangan semata. Uang merupakan stresor urutan pertama dalam rumah tangga pasutri belakangan ini, terutama setelah merebaknya kasus covid disana-disini.

Jangan memperburuk masalah dengan hidup di luar kemampuan bunda. Menghemat lebih baik dari menghutang.

6. Untuk Mengurangi Stres, Berhentilah Mengontrol Pasangan Bunda!

mengurangi stres 03

Mengontrol pasangan mungkin menjadi salah satu faktor penghancur paling berbahaya dalam rumah tangga.

Cara yang bunda punya tidak selalu menjadi cara terbaik ataupun satu-satunya cara! Bukannya atraktif, menuntut semuanya berjalan sesuai keinginan bunda hanya membuat bunda terlihat seperti tiran!

Cobalah untuk mendengar, memahami, dan belajar dari pasangan. Kurangi desakan bunda untuk selalu relevan dalam setiap keputusan.

Lumayan tuh, ada 6 tips yang bisa bunda ikuti untuk mengurangi tingkat stres dalam pernikahan bunda. Menghindar dari semua sumber stres memang mustahil untuk bunda lakukan.

Tapi, memilih untuk mengurangi impact stres pada pernikahan bukanlah hal yang buruk juga. Jadi, stress area mana yang menjadi biang keladi pernikahan bunda? Share di kolom komentar yaa..

Flasckids undur diri, semoga bermanfaat:)