Flascokids – Anak secara biologis membutuhkan kegiatan fisik untuk membantu tumbuh-kembangnya. Mengajak si kecil bangun dari sofa, beranjak dari TV atau pun gadgetnya bisa menjadi tantangan tersendiri untuk kita sebagai orang tua. Pertanyaannya, apa sih penyebab anak tidak aktif?

Di zaman yang penuh dengan penggunaan gawai di sana sini, untuk menjaga kesehatan, anak setidaknya harus bergerak aktif minimal selama 60 menit per hari. Sayangnya, hal yang satu ini sudah menjadi suatu hal yang langka di beberapa tahun terakhir.

Kurangnya kegiatan bersifat fisik pada anak memiliki implikasi yang signifikan pada kesehatan si kecil, mulai dari meningkatnya risiko diabetes hingga obesitas.

Bahkan sebuah penelitian menemukan, kurangnya kegiatan fisik pada anak dapat memengaruhi kesehatan mental serta prestasi si kecil loh bun!

Tentu, berbicara tentang hal yang satu ini, memang tidak bisa kita pisahkan dari ragam faktor, seperti keluarga, teman, sekolah, guru, ataupun lingkungan tempat si kecil tinggal.

Untuk memahami lebih jauh penyebab si kecil tidak aktif bergerak, yuk kita simak 3 penyebab di bawah ini!

1. Screen Time Si Kecil Yang Tidak Kita Perhatikan!

Mari kita mulai dengan gawai. Gawai memang memberikan pengaruh yang sangat-sangat besar pada gaya hidup kita sehari-hari, tak terkecuali si buah hati.

Banyak penelitian menyebutkan, anak di usia belia sudah mulai memiliki akses ke beragam jenis gawai, seperti komputer, tablet, hingga smartphone. Memang, hal ini tidak sepenuhnya menjustifikasi bahwa gadget memberikan implikasi yang buruk, tapi saat tak terkontrol?

Foto oleh Jessica Lewis dari Pexels

Bahkan kalau kita perhatikan lebih jauh, di zaman sekarang anak lebih banyak menghabiskan akhir pekan dengan bermain gawai. Anak memulai pagi dengan bermain video game di smartphone, berlanjut dengan menonton TV, dan saat bosan, kembali bermain game atau menonton video di youtube dan lainnya melalui tablet, ataupun smartphone.

Adiksi tak terkontrol untuk terus memainkan gawai menjadi salah satu penghalang si kecil untuk bergerak aktif. Mengatur screen time anak bisa meminimalisir hal ini.

Parents juga bisa mendorong si kecil untuk menggunakan gawainya untuk hal-hal positif khususnya mengajak si kecil untuk bergerak lebih aktif. Pedometer atau Activity Tracker juga bisa menjadi alternatif untuk memonitor seberapa aktif si kecil dalam beraktivitas.

2. Penyebab Anak Tidak Aktif Karena Parents Tidak Menyempatkan Diri!

Gaya hidup keluarga zaman sekarang memang bisa dikategorikan sebagai yang paling hectic alias tersibuk. Bukan isapan jempol belaka, bahkan menemukan waktu dan energi yang tepat untuk aktif bisa menjadi suatu tantangan tersendiri.

Datang dari si kecil, ada satu hal yang bisa kita lakukan untuk lebih menyibukkan si buah hati dengan kegiatan fisik.

penyebab anak tidak aktif karena parents tidak menyempatkan diri
Foto oleh Ketut Subiyanto dari Pexels

Dengan sedikit dorongan, mengubah rutinitas harian dengan kegiatan fisik kecil-kecilan seperti bermain di taman selama beberapa menit ketika si kecil pulang sekolah, atau mengajak anak untuk bersepeda ketika memungkinkan bisa mengubah kehidupan anak secara berkala.

Tidak hanya outdoor, bermain di dalam rumah alias indoor juga bisa kita lakukan untuk meningkatkan aktivitas fisik anak, seperti menari mengikuti irama musik, atau video game aktif.

3. Jadilah Role Model!

Salah satu faktor terpenting dalam meningkatkan level aktivitas fisik si kecil, adalah support dan dorongan dari orang tua ataupun anggota keluarga.

Bukan cuma membelikan si buah hati ragam peralatan mahal untuk membantunya beraktivitas terutama berolahraga, melainkan memberikan contoh yang baik dalam beraktivitas.

Ketika si kecil aktif, tubuh dengan sendirinya dapat melakukan ragam aktivitas yang mereka inginkan. Kegiatan fisik memberikan anak ragam manfaat di bawah ini:

  1. Otot dan tulang yang kuat,
  2. Berat badan yang sehat,
  3. Mengurangi risiko diabetes, dan
  4. Tidur yang lebih nyenyak.

Bermain outdoor atau ke alam bisa menjadi tips ampuh untuk menunjukkan manfaat super dahsyat dari menjaga kesehatan pada si kecil. Kegiatan ini bisa berupa mengajak anak bermain di lapang yang hijau, taman, playground, jalan-jalan, atau bersepeda menyusuri tempat baru sebagai bagian dari keseharian si kecil.

Cuaca buruk? Jangan mundur! Ambil jas hujan, dan perlihatkan betapa indahnya hujan dan bermainlah sesuai anjuran yang baik. Tidak perlu takut dan menahan diri, tapi jangan berlebihan juga yaa!

Itu dia, 3 Penyebab anak tidak aktif dan cara mengatasinya. Melihat si kecil aktif dan bergerak dengan riang gembira memang membuat hati kita senang. Untuk mewujudkannya, butuh pengorbanan yang pastinya cukup menguras keringat.

Semoga dengan mengetahui 3 penyebab di atas, Parents bisa lebih memahami penyebab si kecil malas bergerak dan mengetahui cara mengatasinya! Hope you enjor your day, Bye!