Flascokids – Apakah anak tidak mau mendengar apa yang bunda katakan atau bahkan secara terang-terangan tidak menghiraukan bunda sama sekali? Apakah bunda harus mengulang ini dan itu hingga bunda sendiri capek dan jengkel dengan si kecil?  

Apabila bunda bingung kenapa anak tidak mau mendengar, berikut ini merupakan beberapa alasan yang mungkin terjadi dan beberapa tips untuk menanganinya!

Bunda Terlalu Banyak Bicara

Stay brief alias jangan bertele-tele dan tetap berpegang pada satu poin yang ingin bunda sampaikan bisa menjadi senjata yang ampuh ketika berkomunikasi dengan anak.

Menumpahkan beragam hal untuk anak lakukan, seperti mengerjakan pekerjaan rumah atau mengingatkan si kecil berbagai hal ketika bersiap-siap ke sekolah, bisa membuat anak kebingungan mengingat hal yang harus mereka lakukan.

Begitu juga ketika bunda memakai bahasa yang tidak sesuai dengan usianya (istilah-istilah kompleks) serta bertele-tele dalam menjelaskan suatu hal. Kedua hal tadi hanya makin memperkeruh pesan yang ingin bunda sampaikan.

Singkat, padat, jelas dan spesifik sangat penting bagi anak-anak yang cenderung memiliki rentang perhatian yang pendek.

Si Kecil Sedang Fokus Pada Hal Lain

Seringkali, anak sangat berkonsentrasi pada sesuatu yang mereka lakukan, mau itu menonton acara favorit atau film, hingga pada titik tidak mendengar bunda sama sekali. Anak-anak, seperti halnya orang dewasa, bisa benar-benar asyik pada suatu hal.

Cobalah lihat sisi positifnya (si kecil membangun keterampilan konsentrasinya) dan mintalah perhatian penuh dengan pergi kepadanya dan berbicara dengannya secara tatap muka.

Beri anak waktu untuk bertransisi dari aktivitas yang tengah sibuk ia lakukan dengan apa yang bunda minta.

Anak Sedang Melakukan Hal Lain

Yang satu ini kadang terjadi — bunda sibuk menyiapkan makan dan ingin mengingatkan anak untuk menyelesaikan pekerjaan rumahnya lalu bunda berteriak kepadanya dari seberang ruangan atau di seberang rumah.

Tetapi jika memungkinkan, cobalah untuk membiasakan diri pergi kepadanya dan berbicara dengannya secara langsung. Kemungkinan anak mendengarkan bunda meningkat secara tajam jika bunda memperhatikannya ketika membuat permintaan.

Bilang Tanpa Perlu Meminta

Ada garis tipis antara blak-blakan bilang, “Ambil mainannya sekarang!!” dengan kalimat “Bisa ambil mainannya ngga dek?”. Condong pada satu di antara keduanya hanya meninggalkan hasil yang sama, yaitu anak tidak mau mendengar.

Salah satu kesalahan awam yang sering orang tua lakukan ketika memberi instruksi pada anak adalah meminta bukannya menyuruh si kecil. Ketika bunda meminta anak untuk melakukan sesuatu, secara tidak langsung bunda menyiratkan kalau si kecil punya kesempatan untuk bilang “Nggak mau”.

Bunda Ngga Konsisten

Ketika bunda menyuruh anak untuk membereskan mainannya berkali-kali tapi tidak dibarengi dengan konsekuensi, kemudian si kecil mengabaikannya, bunda secara terang-terangan hanya mengajarkan si kecil cara mengabaikan bunda.

Bunda Hanya Mengkritiknya Saja

Enak ngga sih ketika bunda kena sembur kritik dan bunda mau ngga mau harus memerhatikan apa yang diucapin orang tersebut? Hal yang sama berlaku pada si kecil.

Apabila bunda secara terus-menerus memberikan aura negatif seperti bilang, “Bunda bingung banget kenapa adek ngga mau dengerin bunda!”, secara natural, yaa anak juga akan mengabaikan bunda.