Flascokids – Ngobrolin sikat gigi, orang dewasa seperti kita mungkin sudah tidak memiliki hambatan ini dan itu. Nah, bagaimana dengan anak-anak? Oke, kegiatan ini kadang bisa saja si kecil pandang sebagai aktivitas horror yang sangat menakutkan untuk dilakukan. Anak seharusnya dibiasakan menyikat gigi sedari kecil.

Ada banyak alasan kenapa si kecil susah untuk kita ajak menyikat gigi. Pertama, bisa saja si kecil punya pengalaman yang kurang mengenakkan ketika menyikat gigi, seperti rasa pasta gigi atau odol yang tidak enak di lidah. Kedua, pilihan sikat gigi yang kurang disukai bisa jadi alasan nyeleneh tapi memungkinkan ketika si kecil mogok menyikat gigi.

Ketiga? Si kecil kesakitan ketika menyikat gigi. Niat baik ingin membersihkan gigi malah berbalik menyerang gusi si kecil? Bahaya juga loh bun..

Nah, parents tidak perlu khawatir. Ikuti 4 Tips ini untuk mengatasi perang menyikat gigi bersama si kecil. Check this out!

Anak Menyikat Gigi dengan Toothbrush yang Kasar!

Oke, sebelum macem-macem ke hal yang aneh, kita perhatikan dulu hal paling mendasar dari kegiatan sederhana ini.  “Menyikat Gigi”, sikatnya gimana? Sudah cocok kah? Seperti yang kita ketahui, gigi si kecil memang tidak sekokoh gigi yang kita punya.

anak menyikat gigi dengan sikat yang kasar

Pilihan sikat gigi menjadi satu dari sekian banyak hal krusial yang harus kita perhatikan ketika mengajak si kecil menyikat gigi. Sikat gigi bervariasi. Satu yang cocok untuk anak adalah soft atau extra-soft toothbrushes.

Bedanya dengan sikat gigi orang dewasa, varian yang satu ini memiliki brush alias sikat yang lebih halus, teksturnya terkesan lembut sehingga tidak akan mengakibatkan rasa sakit yang berlebihan pada si kecil.

Ingat, gigi anak yang sedang tumbuh memiliki sensitivitas yang tinggi. Nah, mengurangi rasa “sakit” alias “ouch factor” saat menyikat gigi sangat direkomendasikan untuk setidaknya membantu si kecil merasa lebih nyaman ketika proses menyikat berlangsung.

Izinkan si Kecil Memilih Sikat Gigi

Anak riang gembira waw

Yang satu ini bisa menjadi strategi jitu agar si kecil bisa lebih antusias dengan kegiatan menyikat gigi. Sikat gigi anak biasanya memiliki desain handle yang lebih besar agar mudah untuk anak genggam, kepalanya lebih kecil dari biasanya, serta warna yang mencolok agar sikat gigi lebih “memiliki nyawa”.

Maksud dari ketiga ciri tadi agar sikat gigi terlihat lebih menarik. Buat kamu parents yang skeptis melihat harga yang “wah” pada suatu sikat gigi, ingatlah kalau barang yang kamu khawatirkan terlalu mahal merupakan faktor investasi yang sangat bernilai.

Mengizinkan si kecil memilih antara 2 hingga 3 opsi yang ada, memberikan mereka rasa kepemilikan dan diharapkan bisa membantu meningkatkan antusiasme si kecil dalam menyikat gigi.

Pilih Odol alias Pasta favorit Anak

“Lah, harusnya ini yang nomor. 01 kali “, okee okee saya kira semuanya sudah tahu tapi saya-nya aja yang bedegong ngurutin sakahayang:(. Kembali ke Pembahasan,

Banyak parents yang tidak mengerti kalau pasta gigi orang dewasa sangat-sangat-sangat tidak ideal kita jadikan opsi untuk si kecil sesimpel karena memang tidak menarik. Menarik dari segi apa?

Oke, kalo dari penampilan, kurang lebih versi dewasa sama anak-anak sepertinya tidak memiliki banyak perbedaan. Rasa? Nah, yang satu ini yang bisa jadi salah satu alasan kenapa banyak anak tidak mau menyikat gigi.

Solusinya? Ya simpel bun, ganti atuh. Sesuaikan rasa pasta gigi dengan usia si kecil. Bahkan ya, banyak perusahaan penyedia pasta gigi menganggap sektor pasta gigi anak sebagai salah satu yang terpenting.

Yaa karena selain cuan, pasta gigi anak bisa menjadi fondasi generasi baru untuk membiasakan diri menyikat gigi. Kalau oral hygiene nya tidak baik, bagaimana dengan kesehatan generasi muda?

Masalah rasa, mungkin parents juga sudah tak asing kan? Oke, saya rekomendasiin deh, rasa permen karet mungkin menjadi salah satu yang paling banyak anak gemari, kemudian ada stroberi, dan terakhir mungkin semangka. Who knows hehe..

Buat Aktivitas Menyikat Gigi Anak Menjadi Menyenangkan

Nah terakhir dan terpenting, buat aktivitas menyikat gigi menjadi hal yang menyenangkan. Yang namanya anak pasti suka suka suka sangat dengan yang namanya game (sesuai usia). Anak selalu antusias melakukan suatu aktivitas yang bisa mempererat ikatan dengan seseorang terutama orang tua.

Sayang, membuat aktivitas ini menjadi menyenangkan bukan hal yang gampang. Ide kita yang benar-benar bekerja dengan sangat baik hari ini mungkin saja berbalik gagal di esok hari. Tapii, ada beberapa tips yang mungkin bisa membantu parents mengatasi hal itu:

  • Ubah jadwal sikat gigi yang tadinya sebelum tidur, menjadi sebelum berganti baju (ke piyama). Poinnya, dengan melakukan hal ini paling tidak si kecil tidak membiasakan diri mengasosiasikan menyikat gigi dengan bedtime alias waktu tidur.
  • Temani si kecil ketika menyikat gigi.
  • Ambil HP, speaker aktif juga boleh, volumenya jangan terlalu besar. Mainkan lagu favorit si kecil dan ajak dia menari ketika menyikat gigi. Jangan dance K-Pop, yang ringan-ringan aja yaa parents!

Oke itu dia, 4 Tips Ampuh Agar Anak Bisa Menyikat Gigi Dengan Riang Gembira. Aktivitas menyikat gigi merupakan salah satu fondasi gaya hidup sehat untuk si kecil. Membiasakan hal ini sedari kecil bisa menjadi investasi yang sangat-sangat berharga untuk masa depan si kecil.

Semoga tulisan ini dapat membantu! Flascokids undur diri, Have a beautiful weekends!