Ini Dia Sahabat Muslim!! Tips Memilih Busana Muslim Untuk Sehari-hari !!

Ini Dia Sahabat Muslim!! Tips Memilih Busana Muslim Untuk Sehari-hari !!

Kembali lagi bersama mimim tamvan >_<. Ini dia gaes tips memilih busana muslim untuk sehari”

Kebanyakan orang berpendapat bahwa dengan menjadi wanita muslimah dan menggunakan baju muslim serta hijab akan membuat penampilan menjadi kurang menarik dan sama sekali tidak stylish. Namun, mereka yang berpendapat seperti itu sangatlah salah besar, karena faktanya, sekarang busana muslimah justru menjadi tren berbusana bagi banyak orang, terutama wanita. Bahkan bukan hanya wanita, bagi mereka para pria pun ada banyak sekali model atau style berpakaian dengan baju muslim yang keren.

1. Tentukan Dulu Bahan yang Dipakai

Ini yang paling sering orang lupakan saat memilih busana, tak terkecuali baju muslim. Kebanyakan dari mereka tidak memperhatikan kualitas bahan dan cenderung mementingkan dari segi model saja, padahal mempertimbangkan kualitas bahan apa yang digunakan di baju muslim tersebut sangatlah penting. Pilihlah bahan yang ringan namun lembut dan flowly, mulai dari bahan sutra, polyester, satin maupun sifon. Bahan-bahan seperti ini akan memberikan efek glow pada baju muslim anda sehingga akan terlihat elegan dan stylish. Jangan lupa juga mementingkan bahan bukan hanya baju muslimnya saja, hijab dan lainnya pun harus diperhatikan.

2. Pastikan bisa menutup aurat dan sesuai dengan syariat agama

Untuk wanita muslimah sudah seharusnya menutupi aurat untuk memenuhi perintah agama. Pemilihan pakaian pun sudah seharusnya mengikuti ketentuan agama seperti tidak ketat memperlihatkan bentuk tubuh, tidak transparan atau tembus pandang, dan sudah pastinya menutup aurat yang ada. Para produsen yang membuat baju muslim pasti sudah mengerti mengenai kaidah ini. Dengan begitu memakai baju muslim yang sesuai, kamu bisa tetap bergaya dan juga tetap mendapat pahala.

3. Sesuaikan dengan bentuk tubuh

Bagaimana bentuk tubuh Anda? Pakaian yang tepat adalah pakaian yang sesuai dengan bentuk tubuh Anda, sehingga bisa menunjang penampilan Anda. Tidak seluruh model pakaian akan cocok dengan jenis tubuh Anda, yah.

4. Model Baju

Akan terlihat bijak jika kamu memilih baju yang sesuai dengan bentuk tubuhmu. Jika kamu bertubuh cukup berisi, maka sebaiknya hindari memakai baju yang ketat. Karena selain tidak terlihat nyaman, baju ketat yang kamu pakai juga tentunya akan membuat lekuk tubuh kamu semakin tampak jelas.

Untuk busana yang cocok dipakai muslim wanita sehari-hari, maka gamis menjadi pilihan yang lebih tepat untuk digunakan sehari-hari. Selain dengan modelnya yang simple, gamis juga sangat cocok untuk dipakai oleh semua bentuk tubuh dan dapat menghindari memperlihatkan lekuk tubuh.

Mengenal Viscose atau Kain Rayon

Mengenal Viscose atau Kain Rayon

Flascokids – Viscose atau yang lebih kita kenal dengan kain Rayon merupakan kain berjenis semi-sintetis. Buat bunda yang belum tahu, viscose ini pada awalnya dikembangkan di Eropa. Namanya sendiri berasal dari karakteristik salah satu tahapan pembuatan kain. Dunia sudah mulai mengenal Viscose di awal abad 20an.

Dalam suatu tahap, rayon berubah bentuk menjadi viscous (kental), mirip seperti madu yang nantinya diproses kembali menjadi bentuk yang lebih solid. Bahan utama rayon adalah bubuk kayu, namun dalam prosesnya, bahan organik ini terus diolah dalam proses super panjang hingga ia bisa kita gunakan sebagai kain.

Karena prosesnya itu, banyak orang yang bingung menentukan apakah rayon masuk dalam kategori serat alami atau sintetis. Meski material utamanya bersifat organik, proses yang harus bahan ini lalui cukup berat dan panjang hingga hasilnyapun pada dasarnya merupakan bahan sintetis.

Lalu, bagaimana dengan karakter, kelebihan, maupun kekurangan jenis kain yang satu ini? Penasaran kan? Simak informasinya!

Mengenal Kelebihan Kain Rayon / Viscose

Beranjak dari pengenalan bahan, viscose memang dikenal sebagai kain yang ramah lingkungan. Ketika produk berbahan rayon sudah tidak lagi fungsional, seratnya akan dengan mudah terurai oleh lingkungan. Selain ramah lingkungan, viscose juga menawarkan tekstur yang lembut.

Karena kelembutannya, banyak yang menyebut bahwa rayon merupakan KW Sutra yang terkenal dengan sifatnya yang serupa. Bahan yang lembut otomatis akan nyaman di kulit, dan menjamin pemakainya tidak akan merasa kepanasan.

Photo By Mittal Trader

Selain lembut, kain viscose juga memberikan kesan elegan karena sifat bahannya yang cenderung jatuh. Viscose juga mempunyai absorption point atau daya serap yang sangat-sangat baik. Mantapnya lagi, meski daya serapnya tinggi, kain rayon yang satu ini juga mudah kering ketika selesai kita cuci.

Menariknya lagi, selain bahannya mudah kering, kita juga tidak akan kerepotan membersihkan viscose dari noda membandel ataupun kotoran yang menempel di permukaan kain. Selama bunda memilih detergen yang tepat, bunda tidak akan kesulitan membersihkan noda.

Selain kelebihan di atas, viscose hadir dengan penawaran super murah apabila kita bandingkan dengan bahan sejenis. Pertimbangan lainnya adalah viscose relatif lebih ringan. Terakhir, karena bisa dengan mudah menyerap berbagai item, viscose juga mudah menyerap pewarna sehingga variasi warnanya sangat-sangat beragam!

Jangan lupa, berbeda dengan kapas, bahan viscose jauh lebih terjangkau karena produksinya yang lebih besar dari segi skala bahkan memiliki nominal tak terbatas, sedangkan tumbuhan kapas bergantung pada hasil panen kapas.

Mengenal Kekurangan Kain Rayon / Viscose

Ngobrolin kelebihan, ngga afdol kalau kita tidak membahas kekurangannya. Meski lengkap dengan banyak kelebihan, viscose juga mempunyai ragam kekurangan secara karakteristik:

Mudah Kusut

Meski lembut, sayangnya jenis kain yang satu ini juga bisa kita kategorikan sebagai bahan yang sangat mudah kusut. Alhasil, ketika menyimpan produk berbahan viscose, lemari hanya akan membuat pakaian kusut terlebih jika masuk ke dalam lemari pakaian penuh sesak. Saat kita gantungpun, alangkah baiknya jika pakaian berbahan viscose tidak saling berpepetan.

Mudah Robek

Kalau yang satu ini memang sangat identik dengan bahan kain berjenis serat alami. Viscose masuk dalam kategori mudah robek saat tidak kita pelihara dengan baik. Daya susut yang tinggi menjadi salah satu penyebab kenapa kain viscose mudah sekali robek.

Tak Tahan Suhu Tinggi

Karena tipis, bahan viscose sebenarnya tidak memerlukan energi panas yang tinggi untuk proses pengeringannya. Saran terbaik tentu saja dengan menjemur viscose dengan cara diangin-angin di dalam ruangan.

Yang jadi perhatian adalah ketika musim kemarau tiba. Suhu sinar matahari sedang panas-panasnya, lalu anda lupa, maka kain viscose akan dengan mudah rusak.

Tidak Ramah Mesin (Cuci)

Meski noda bisa dengan mudah kita bersihkan, kain yang satu ini tidak ramah jika kita masukkan ke dalam mesin cuci. Untuk itu, menjadi tambahan agenda untuk anda yang ingin tetap merawat kain viscose dengan baik.

Itu dia kelebihan dan kekurangan jenis kain Viscose. Untuk mengenal Viscose lebih jauh, masih banyak hal yang belum kita bahas mengenai jenis kain yang satu ini. Kain viscose bisa kita kreasikan ke dalam ragam jenis dan variasi pakaian. Buat kalian yang penasaran dengan jenis kain lain seperti nilon, klik link di samping. Hope you enjoy this content, jangan lupa tinggalin komentar kalau ada pertanyaan yaa, See You!

Tips Ampuh Merawat dan Mencuci Pakaian Berbahan Nilon!

Tips Ampuh Merawat dan Mencuci Pakaian Berbahan Nilon!

Flascokids – Nilon yang terkenal sebagai kain kuat, bisa bertahan meski banyak mendapat gosokan dan regangan saat kita cuci ini ternyata rentan terhadap degradasi asam dan sinar matahari. Cara merawat nilon sendiri memiliki bab khusus dalam ensiklopedi pertekstilan.

Banyak dari kita mungkin bertanya-tanya: “Eh, nilon kalo aku bersihin pake mesin cuci boleh nggak ya?”, “Setting pengeringnya gimana nih biar ngga terlalu kerut ke jaketnya?” dan lain sebagainya.

Kali ini, Flascokids sudah mengumpulkan tips ampuh cara merawat nilon yang baik dan benar. Meski tidak salah, membersihkan nilon dengan mesin cuci sebenarnya memiliki banyak kekurangan. Di sisi lain, tidak semua orang punya waktu dan tenaga untuk mencuci produk nilon mereka dengan cara hand-wash.

Oleh karena itu, Yuk kita simak aja langsung tips ampuh cara merawat nilon di bawah ini!

Persiapan Sebelum Merawat Nilon

Jauh sebelum mencuci, ada beberapa hal yang musti anda lakukan khusus untuk kain Nilon. Pertama, produk nilon baiknya kita cuci di batch khusus. Saat menggunakan mesin cuci, jangan satukan kain nilon dengan kain linen atau misalnya katun. Sama halnya jika kita bersihkan dengan cara hand-wash. Jangan satukan kain nilon dalam satu ember yang sama dengan jenis kain lainnya.

Merawat Nilon dengan memisahkan pakaian sesuai jenis kain
Photo by mentatdgt from Pexels

Kedua, gunakan air dingin untuk hasil terbaik. Untuk yang satu ini, tidak semuanya memang akan mendapat hasil terbaik dengan air dingin. Ikuti sesuai instruksi pada clothing tag yang ada pada produk yang anda cuci.

Ketiga, detergen dan pemutih. Masalah detergen, anda bisa menggunakan detergen laundry biasa (sama dengan jenis kain lainnya), tapi urusan pemutih, jangan pernah gunakan pemutih chlorine untuk jenis kain ini.

Proses Mencuci

Dalam hal mencuci, kita pasti sudah tidak asing dengan 2 teknik ini, hand-wash dan dengan menggunakan mesin cuci. Oke, mari kita bahas satu-satu yaa.

Hand-wash biasanya menjadi pilihan utama banyak orang ketika ngobrolin cara merawat kain nilon. Hand-wash alias mencuci dengan tangan memang metode terbaik dan teraman dalam hal mencuci nilon terutama yang bersifat halus.

Mengucek memang bisa jadi cara tercepat, tapi bukan yang paling tepat. Ada baiknya, sebelum masuk ke dalam air, atasi dahulu spot-spot yang kotor satu per satu (Pre-treat). Lalu, tuangkan 2 tutup botol detergen (sesuaikan dengan volume cucian nilon anda yaa) ke dalam air dingin kemudian rendam selama 30 menit. Jangan lupa aduk air dan pakaian agar detergen bisa tersebar dengan merata. Terakhir, bilas dengan mengalirkan air (bisa menggunakan air yang mengalir dari keran) hingga busanya mulai memudar dan hilang. Tak perlu diperas, cukup tekan pakaian nilon hingga airnya keluar.

Menggunakan Mesin Cuci Saat Merawat Nilon
Photo by Ketut Subiyanto from Pexels

Machine wash alias mencuci dengan mesin cuci juga bisa kita lakukan untuk pakaian berbahan nilon. Pastikan, pakaian dipisahkan berdasarkan warna dan kain sejenis. Kalau pakaian ada yang kotor, kusam atau kumal, pretreat dahulu dengan mengoles sedikit deterjen atau pemutih pada pakaian. Sisanya, cuci dengan mesin dan tunggu hingga selesai.

Mengeringkan

Mengeringkan nilon bisa kita lakukan dengan cara line-dried (perhatikan gambar di bawah) atau dengan pengering. Hindari sinar matahari langsung. Untuk mengurangi kerutan, keluarkan dari pengering selagi basah, atau atur opsi temperatur pengering menjadi terendah.

Line Dried
Photo by Susanne Jutzeler from Pexels

Ingatlah bahwa kain nilon tidak membutuhkan waktu yang lama untuk kering, jadi mulai dari sekarang anda harus lebih rajin memeriksa pengering (saat mengerinkan nilon) untuk menghindari potensi kerusakan pada kain nilon.

Hal Lain Saat Merawat Kain Nilon

Seperti yang kita tahu, kain nilon memang bersifat tahan lama. Tapi, semakin kita cuci dan keringkan, semakin cepat pula jenis kain yang satu ini usang. Mencuci dengan tangan, merupakan solusi terbaik untuk hal ini. Mencuci menggunakan tangan (tanpa mesin) dapat memperpanjang umur kain nilon secara signifikan. Ingat pula kalau nilon bisa dengan mudah kita cuci dan keringkan, mencuci dengan tangan bukanlah pekerjaan yang terlalu intensif.

Itu dia, tips ampuh cara merawat nilon dengan tepat. Tips di atas saya harap bisa membantu anda dalam merawat produk nilon anda agar lebih tahan lama. Setiap kali anda mencuci pakaian nilon, anda sendiri sebenarnya sedang menggiring pakaian tersebut mendekati ajalnya:(

Dengan mengingat hal tadi, lakukan yang terbaik untuk menghindari siklus mencuci yang tidak diperlukan. Contohnya, ketika ada waktu ada baiknya anda mencuci pakaian nilon anda dengan tangan, tak perlu jauh-jauh membawanya ke laundry. Meskipun anda hanya mencucinya sebentar, setidaknya reduksi tersebut dapat membantu memperpanjang waktu pakai pakaian anda.

Yuk, Kenali Produk Berbahan Nilon Dalam Keseharian Kita!

Yuk, Kenali Produk Berbahan Nilon Dalam Keseharian Kita!

Flascokids – Nylon atau Nilon merupakan salah satu jenis kain sintetis yang ramai kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Terlebih di musim penghujan seperti ini, produk berbahan nilon memiliki peranan tersendiri dalam kehidupan kita.

Sebut saja jas hujan. Tahukah anda kalau karakteristik nilon yang licin, anti air dan anti kerut bisa dikreasikan menjadi jas hujan? Ketika hujan turun, ketiga properti tadi bisa dengan mudah menerjang hujan karena dapat memproteksi pengendara dari percikan hujan.

Selain jas hujan, ada beberapa produk lainnya yang tanpa kita sadari memiliki bahan dasar nilon. Apa saja produknya? Check this out!

Baju Olahraga Berbahan Nilon

Yang Pertama baju olahraga. Memang ada beberapa kontradiksi penggunaan nilon dalam kegiatan berolahraga. Ada yang bilang, nilon kurang baik kita kenakan (saat olahraga) karena sifatnya yang anti air tidak akan menyerap keringat.

Di sisi lain, ketahanan, kekuatan dan sifat elastis nilon dapat sangat membantu kita dalam melakukan olahraga berat seperti fitness. Ada beberapa hal yang bisa menjadi pertimbangan ketika anda mengenakan pakaian berbahan nilon dalam aktivitas olahraga.

celana berbahan nilon untuk olahraga
Photo by Artem Beliaikin from Pexels

Pertama, ukur seberapa keras anda berolahraga. Semakin keras anda workout, keringat akan menjadi tantangan tersendiri saat salah memilih jenis pakaian. Kain organik (seperti linen atau katun) memiliki kelebihan dalam menyerap keringat.

Masalahnya, saat keringat bercucuran, baju yang anda kenakan juga pasti ikut bertambah berat karena keringat yang baju serap. Kain organik mungkin bisa jadi pilihan apabila porsi workout anda tidak terlalu berat.

Tetapi jika porsi olahraga anda bukan sembarang olahraga biasa, atau memang olahraga yang dilakukan berhubungan langsung dengan air (seperti berenang), bahan nilon yang anti air dan flexibilitasnya yang tinggi bisa menjadi pilihan terbaik untuk aktivitas olahraga anda.

Stocking atau Celana Yoga

Nah, stocking dan nilon sebenarnya sudah memiliki sejarah tersendiri. Dulu, jauh sebelum dunia mengembangkan bahan nilon, stocking wanita terbuat dari sutra.

Photo by Alexy Almond from Pexels

Hanya saja, sutra yang notabene memiliki harga yang cukup tinggi membuat banyak perusahaan berlomba-lomba mencari alternatif dengan harga yang lebih terjangkau. Barulah di tahun 1940an nilon mulai dikreasikan ke dalam stocking wanita.

Sekarang, stocking dan bawahan pakaian untuk wanita banyak terbuat dari bahan dasar nilon. Karena propertinya yang elastis dan tahan robek membuat bahan yang satu ini banyak digemari kaum hawa.

Kaos Kaki Berbahan Nilon

Seperti halnya stocking, kaos kaki juga menjadi salah satu produk awal berbahan dasar nilon. Bedanya, kaos kaki jenis ini banyak kita lihat untuk produk khusus outdoor, seperti kaos kaki penjelahan, hiking, atau bahkan militer.

Selain kaos kaki, sabuk juga menjadi satu dari sekian produk berbahan dasar nilon. Ketahanan dan kekuatannya sangat baik dalam kreasi sabuk dari masa ke masa.

Tas atau Bag

Terakhir tas. Tas memiliki banyak jenis, ada yang yang cocok digunakan untuk keperluan sehari-hari, ada yang cocok untuk keperluan travel, hingga kegiatan outdoor ekstrem seperti hiking.

Berbicara tentang tas, selain modis, anda juga pasti mencari beberapa fungsi terapan lain yang mungkin beberapa orang lewatkan.

Kain nilon menawarkan beberapa fungsi ini, mulai dari kuat dan tahan alias durable, anti robek-robek, ringan, water repellent atau anti air, dan mudah dibersihkan serta mudah dikeringkan.

Salah satu jenis nilon yang punya semua karakter ini adalah Longchamp. Nah untuk produk terakhir ini, flascokids punya nih bagwallet sekaligus phone case berbahan longchamp (nilon premium) yang multifungsi dan minimalis. Ruang dompetnya yang besar bisa memuat keperluanmu dalam satu tempat.

Phone Case dan Bagwallet berbahan nilon
Nuima Longchamp Bagwallet

Selain space yang besar, Nuima Bagwallet juga waterproof dan memiliki tali yang adjustable dan bisa kita lepas-pasang.

Itu dia produk-produk clothing yang tanpa kita sadari (beberapa) berbahan dasar nilon. Memang tidak semua produk jaket atau mungkin tas berbahan dasar nilon, tetapi beberapa karakteristik bahan yang satu ini memang cocok untuk produk-produk di atas.

Jangan lupa share untuk berbagi informasi bermanfaat ini bersama teman dan orang di sekitar anda yaa! Let’s discuss more down in the comment section juga, see you!

Mengenal Nilon, Kain Sejuta Umat dengan Beragam Kelebihan!

Mengenal Nilon, Kain Sejuta Umat dengan Beragam Kelebihan!

Flascokids – Nilon atau Nylon merupakan salah satu jenis kain sintetik yang banyak sekali kita gunakan untuk beragam pakaian dan kebutuhan lainnya. Berbeda dengan kain organik atau semi organik, kain nylon bersifat full-synthetic, kita tidak akan menemukan unsur organik pada jenis kain ini.

Sekilas tentang kain sintetik dan organik, kain sintentis (atau sintetik?) pada dasarnya merujuk pada jenis kain yang berasal dari campuran bahan-bahan kimia, sedangkan organik artinya jenis kain yang berasal dari bagian tubuh makhluk hidup, seperti sutra yang berasal dari ulat sutera, wool berasal dari bulu binatang, hingga linen dan katun organik yang berasal dari tumbuhan.

Penggunaan nylonsudah menjalar hingga ke keseharian kita. Bayangkan, setiap hari, kita sarapan menggunakan mangkok nilon, lalu menggosok gigi menggunakan sikat gigi yang sikatnya sendiri berasal dari kain nilon, ketika hujan payung yang kita gunakan berasal dari kain nilon.

Sejarah Penggunaan Nilon

Nilon pertama kali diciptakan pada tahun 1931 oleh seorang ahli kimia organik bernama Wallace H. Carothers. Pak Wallace ini pada saat itu bekerja pada perusahaan Dupont. Bersama tim ahli kimia lainnya, mereka mengembangkan jenis kain baru untuk menggantikan kain sutra. Nama nilon sendiri berasal dari nama 2 kota raksasa di dunia yakni New York dan London.

nilon adalah bahan tekstil sintetis tertua di dunia

Lalu apa kegunaan dari kain nylon? Nylon memiliki banyak sekali kegunaan dan pengaplikasiannyapun sangat bervariasi. Yang pasti, tekstil tetap menjadi fokus utama dari penggunaan nylon.

Percaya ngga sih, di awal pemanfaatannya, kain nylon malah banyak dikonsentrasikan dalam pembuatan kaus kaki? Di masa Perang Dunia penggunaannya mulai bergeser dari kaus kaki ke hal-hal berbau kemiliteran (parasut, hammok, jaring nyamuk) lalu kembali lagi ke pembuatan pakaian.

Baru di tahun 1940an jejak komersial kain Nilon berkembang dengan pesat. Pada saat itu, pasar kain sutra benar-benar kalah telak dan semenjak itu, nylon belum pernah menunjukkan tanda-tanda kemunduran.

Sekarang, kita bisa melihat pemanfaatan kain nylon yang jauh lebih bervariasi, mulai dari stocking, jas hujan, topi, karpet, baju olahraga, kain pelapis, kain untuk jaring, tas, hingga phone case.

Kelebihan Nilon

Produk Jaket berbahan dasar Nylon

Kain nilon seperti yang kita tahu, memiliki banyak sekali keunggulan dibandingkan dengan jenis kain lainnya. Kualitasnya terbangun berkat beberapa karakteristik di bawah ini:

  • Nilon bersifat elastis
  • Nilon bersifat kuat dan tahan lama
  • Tahan lecet dan tidak mudah robek
  • Ringan
  • Tidak mudah rusak oleh bahan kimia atau alkohol hingga minyak
  • Tekstur kain nylon lembut dan halus
  • Kain nylon dapat kering dengan cepat
  • Tidak menyusut atau meregang saat kita cuci
  • Karena sintetis, nylon tahan dari lumut, jamur dan serangga.
  • Memiliki titik lebur yang tinggi yaitu 256°C
  • Permukaan kain bisa kita buat menjadi tahan air
  • Murah, tapi masih tidak semurah polyester

Kekurangan Nylon

Oke, di balik keunggulan pasti selalu ada yang namanya kekurangan. Tapi, dengan mengetahui kekurangan ini saya harapkan anda bisa lebih berhati-hati memperlakukan pakaian dengan jenis kain yang satu ini:

  • Bahan nylon mempunyai titik lebur. Masalahnya, ketika titik ini terlampaui maka kain akan mengeras dan berubah warna menjadi hitam. Tapi iya aja kali, emang kainnya mau dibawa kemana sampe temperaturnya seperti itu, Mhmm..
  • Kalau kain kita bersihkan dengan mesin (cuci), ada kemungkinan pilling pada permukaan akan muncul. Check gambar di bawah ini buat kalian yang ngga terlalu familiar dengan istilah pilling
  • Paparan sinar matahari terutama Ultraviolet bisa merusak kain nylon
  • Dengan bertambahnya usia, kain nylon berwarna putih bisa berubah menjadi kuning atau abu
  • Pemutih (klorin – hipoklorit) dapat merusak kain nylon
  • Sekilas, kain nylon lebih mahal dari polyester
  • Tidak sebaiknya kita kenakan ketika memasak. Nilon berbahaya terutama ketika terkena api karena dapat menempel pada tubuh
  • Terakhir, seperti halnya plastik (karena memang pada dasarnya nylon adalah kain sintetik), pakaian dengan jenis kain ini tidak sebaiknya dibuang begitu saja karena butuh bertahun-tahun untuk bumi dapat mendaur ulang jenis kain nylon.

Longchamp Nylon

Meski memiliki banyak jenis, satu yang pasti, kalian pasti sudah tidak asing dengan varian yang satu ini. Longchamp biasanya hadir sebagai bahan pembuatan tas. Karakteristiknya yang halus, ringan dan kedap air menjadi daya tarik tersendiri dari jenis bahan longchamp. Kelebihan lainnya, longchamp juga lumayan awet dan memiliki beragam variasi warna.

Itu dia sekilas penjelasan tentang jenis kain Nilon. Tidak hanya kita temui dalam dunia tekstil, nylon juga bisa kita jumpai di beberapa kebutuhan harian lainnya. Dengan tekstur yang halus, lembut, dan tahan air, jenis kain yang satu ini cocok untuk kita kreasikan dalam berbagai hal seperti tas dan juga phone case.