Ini Dia Gaes!! Tips Supaya Tetap Semangat Beraktifitas di Hari Jumat!

Ini Dia Gaes!! Tips Supaya Tetap Semangat Beraktifitas di Hari Jumat!

Kembali lagi bersama mimim tampan, ini dia gaes beberapa tips yang mimin sarankan untuk kalian semua yang bekerja, di simak ya gaes !!

Bekerja pada hari Jumat memang memiliki kesan yang berbeda dengan hari-hari lainnya. Ini dikarenakan hari Jumat merupakan hari terakhir bekerja dalam sepekan. Dari sinilah banyak orang yang merasakan kesan berbeda saat bekerja pada hari Jumat. Ada yang bekerja dengan penuh semangat, tapi ada pula dari mereka yang bekerja dengan setengah hati. Mereka yang bekerja dengan setengah hati pada hari Jumat ini dikarenakan karena pikiran mereka sudah banyak teralihkan pada kegiatan di akhir pekan. Tentu saja bekerja setengah hati pada hari Jumat ini merupakan sesuatu yang tidak baik karena akan membuat produktivitas menurun dan mengancam Anda saat diketahui atasan. Tapi jangan khawatir karena ada beberapa tips yang bisa lakukan agar tetap semangat bekerja di hari Jumat.

1. Bangun Pagi Dengan Semangat

Semangat di pagi hari membuat Anda lebih cepat menyelesaikan pekerjaan. Bangun pagi, olahraga ringan dan langsung berangkat ke kantor. Sampai sana selesaikan pekerjaan yang harus diserahkan pada hari ini. Bila nanti bos memberikan pekerjaan tambahan, maka Anda dapat menyelesaikannya juga. Jaga semangat Anda agar tidak hilang dengan membuat pekerjaan menjadi lebih mudah dan jangan memikirkan bahwa pekerjaan yang dilakukan berat. Semangat bisa dikatakan bersyukur dan memfokuskan diri bekerja dengan profesional. Hal ini penting dilakukan agar setiap pekerjaan dapat diselesaikan dengan waktu yang lebih cepat.

2. Pikirkan tentang bagaimana tanggapan Anda di masa depan

Bagi Melissa, penting untuk secara sadar mencoba melakukan hal-hal yang akan membuat dirinya merasa lebih baik ketika mengingat pengalaman saat ini di masa depan. Anda juga tentu tidak ingin tahun ini hanya dipenuhi oleh obrolan via Zoom atau keseruan Netflix saja, kan?

3. Bertindak seperti orang yang memiliki tujuan

Sekalipun tidak ada kegiatan menyelesaikan pekerjaan yang menurut Anda bisa diapresiasi sebagai sesuatu yang bermakna, cobalah tetap mencoba memberi beberapa struktur pada hari itu. Bahkan, jika hari itu hanya diisi dengan merapikan tempat tidur, mandi, dan berjalan kaki singkat sebelum bekerja. 

Melakukan hal-hal itu sangat membantu membentuk kehidupan Anda terasa normal seperti biasanya. Anda juga tetap bisa mempertahankan dinamika rutinitas dengan mengatur jadwal tidur pada waktu yang masuk akal.

4. Membuat Suasana Kerja Lebih Menyenangkan

Bekerja di hari senin sampai kamis pasti sudah melelahkan, karena banyak tagihan dan tekanan dalam bekerja. Pada hari Jumat Anda mulai kehilangan semangat, akhirnya tidak produktif bekerja. Jaga semangat Anda dengan menciptakan suasana kerja yang lebih menyenangkan. Mungkin Anda bisa mengembalikan semangat dengan meluangkan waktu bercanda dengan teman sekantor, mendengarkan musik atau hal yang disukai lainnya. Tapi tetap profesional kerja dijaga agar pekerjaan dapat selesai sesuai dengan waktunya.

5.Tetap Fokus untuk Bekerja dengan Baik

Meskipun sudah menjelang akhir pekan, sebagai pekerja yang baik dan profesional, Anda memang harus tetap bisa bekerja dengan baik di hari Jumat. Tapi bagaimana caranya agar bisa tetap bekerja dengan baik di hari Jumat? Caranya adalah Anda harus tetap fokus untuk menyelesaikan pekerjaan dengan seoptimal mungkin. Jangan berikan celah sedikit pun untuk hal-hal yang bisa mengalihkan fokus dan perhatian Anda pada pekerjaan. Sekuat apapun gangguan yang datang untuk membuyarkan fokus bekerja, Anda harus lebih kuat usaha untuk menyingkirkannya. Walaupun agenda weekend begitu menarik, tapi Anda arus tetap sabar untuk fokus menyelesaikan pekerjaan di kantor terlebih dahulu.

6. Bersemangat untuk Songsong Weekend

Menyambut weekend seharusnya Anda memang bisa bekerja dengan lebih semangat lagi. Maka dari itu cobalah untuk berpikir bahwa Anda sedang menyambut kesenangan yang berarti di esok hari ketika bekerja pada hari Jumat. Namun demikian ketika bekerja di hari Jumat, Anda juga tidak boleh terus menerus memikirkan agenda di akhir pekan. Sebab bila Anda bekerja dengan fokus pada liburan maka pekerjaan Anda akan jadi berantakan karena tidak beres. Maka dari itu cobalah untuk menjadikan weekend ini sebagai pemacu semangat untuk menyelesaikan pekerjaan lebih baik lagi di hari Jumat. Sebab ketika Anda menjadikan weekend sebagai pamacu semangat maka pekerjaan memang akan bisa Anda selesaikan dengan baik.

Semoga Bermanfaat >_<

Capek-Capek Sarjana Kok Malah Jadi Ibu Rumah Tangga?

Capek-Capek Sarjana Kok Malah Jadi Ibu Rumah Tangga?

Flascokids – Kisah lama, tapi masih terngiang-ngiang di benak saya ketika dulu mengunjungi acara pernikahan teman. Saat duduk di kursi tamu, tak sengaja saya dengar percakapan ibu-ibu di depan saya. Banyak yang menyayangkan sang mempelai wanita yang seorang sarjana memilih menjadi seorang ibu rumah tangga.

Berdasarkan pengamatan saya, saat ini memang banyak sekali wanita yang berkarir di luar sana. Meski begitu, bukan berarti tidak banyak juga yang memilih untuk menjadi seorang housewife. Nah, ini dia yang selalu menjadi bahan nyinyiran orang-orang.

Menjadi Ibu Rumah Tangga

Jadi perempuan di lingkungan super patriarkis memang sangat menyebalkan. Milih berkarir dikomen, memilih jadi ibu rumah tangga malah diperdebatkan. Terus maunya apa?

Little did they know, ilmu yang seorang gadis dapat dari kuliah juga bisa kita terapkan dalam rumah tangga. Saat ini banyak yang menganggap menjadi housewife adalah pekerjaan remeh. Apalagi, ada pula anggapan bahwa tidak perlu berpendidikan tinggi kalau hanya untuk mengurus rumah tangga, anak, dan suami.

Jika ada dari kalian yang bertanya “Sarjana jadi Ibu rumah tangga, apa salahnya?” Dengan lantang akan saya jawab “Nggak ada salahnya!”. Menjadi housewife adalah pekerjaan yang paling mulia.

Menjadi seorang housewife bukan persoalan yang gampang. Berkarir di kantor tidak ada apa-apanya jika kita bandingkan dengan menjadi ibu rumah tangga. Jika di kantor ada jam kerjanya, tidak ada istilah jam kerja untuk seorang housewife. Jika kantor hanya membutuhkan satu atau dua keahlian, lain halnya dengan housewife yang harus mempunyai berbagai keahlian dan keterampilan.

Posisi housewife memiliki banyak peran penting bagi keluarganya. Mereka harus dapat berperan sebagai bendahara, dokter, koki, asisten rumah tangga, guru dan masih banyak lagi.

Menjadi seorang IRT adalah pilihan yang harus kita hormati. Mereka tak kalah mulianya dibanding para pekerja dan tak kalah hebat dibanding wanita karir. Wanita tidak harus bekerja, tapi mereka sangat dituntut untuk menjadi sekolah pertama terbaik untuk si kecil. Wanita menimba ilmu di pendidikan tinggi bukan hanya untuk mencari pekerjaan atau berkarir, tapi juga untuk mendidik anaknya.

Kesimpulan

Bukan untuk membela IRT, ngobrolin pilihan itu adalah hak mereka sendiri dan bukan pula hak orang lain untuk melarang mereka menjadi ibu rumah tangga. Bagi kalian para wanita bergelar sarjana yang sedang bekerja, kalian hebat. Dan bagi kalian para wanita yang memilih jadi housewife padahal juga sarjana, kalian juga hebat. Kalian semua hebat, jadi jangan mempedulikan omongan orang. Mereka cuma ngiri dengan kehebatan kalian aja! (Source: here)